KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil pembahasan dari hasil penulisan di atas,

selanjutnya dapat ditarik kesimpulan antara lain:

  1. Keadaan partisipasi anggota koperasi Samudera Tanjung Tambun

pada tahun 1999 diperoleh dana Rp 211.959.979,- (100%)

kemudian pada tahun 2000 ada kenaikan partisipasi anggota sebesar Rp

60.373.917,- (128,48%) menjadi Rp 272.333.896,-. Tahun 2001 terdapat

kenaikan partisipasi Rp 32.233.755 (143,7%) menjadi Rp 304.627.651,-.

Tahun 2002 terdapat kenaikan partisipasi sebesar Rp 28.591.851,- (157,2%)

menjadi Rp 333.219.502,- Selanjutnya tahun 2003 terdapat kenaikan

partisipasi sebesar Rp 42.595.377,- (177,30%) menjadi Rp 375.814.879,-.

Kenaikan disebabkan naiknya simpanan sukarela, kenaikan pembelian

barang dan jasa serta kenaikan simpan pinjam oleh anggota.

2 . Keadaan sisa hasil usaha (SHU) koperasi Tanjung Tambun

pada tahun 1999 SHU yang diperoleh adalah sebesar

Rp 5.540.039,- (100%). Pada tahun 2000 ada kenaikan SHU sebesar Rp

935.331,- 1(16,88%) menjadi Rp 6.475.370,-. Pada tahun 2001 ada kenaikan

SHU sebesar Rp 9.561.995 (789,48%) menjadi Rp 16.037.325,-. Pada tahun

2002 ada kenaikan SHU sebesar Rp 30.182.277,- (834,28%) menjadi Rp

46.219.602,-. Pada tahun 2003 ada kenaikan SHU sebesar Rp 25.650.842

(1297,29%) menjadi Rp 71.870.444,-.

3. Terdapat hubungan yang “tinggi” antara partisipasi anggota terhadap sisa hasil

usaha Koperasi Tanjung Tambun, tahun buku 1999-

2003. Berdasarkan analisis statistik korelasi product moment, diperoleh

koefisien korelasi (r) = 0,897 dengan interpretasi “tinggi”. Kategori “tinggi”

disini disebabkan oleh partisipasi anggota yang meningkat dari tahun 1999

hingga 2003 sehingga meningkat pula sisa hasil usaha.

Besarnya sumbangan partisipasi anggota terhadap perolehan sisa hasil

usaha adalah r2 = 0,805 (80,5%), sedang sisanya 19,5% adalah sumbangan

partisipasi dari non anggota (masyarakat sekitar ). Pengaruh yang signifikan

ditandai dengan besarnya hasil uji F dimana diperoleh F hitung = 12,38,

berdasarkan hasil konsultasi dengan F tabel pada taraf kesalahan 5% dengan

k=2 dan dk penyebut = (n-k) = 5-2=3, maka diperoleh F tabel =

9,55. Ternyata F hitung (12,38) > F tabel (9,55) dengan demikian Ho ditolak.

B. Saran

Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan yang telah disimpulkan di

atas maka penulis akan memberikan saran-saran sebagai berikut:

  1. Disarankan para pengurus koperasi untuk meningkatkan pelayanan kepada

anggota dan peningkatan pengelolaan modal kerja untuk mengembangkan

usaha serta melakukan pencatatan, partisipasi anggota dengan tertib disertai

pengawasan dari Badan Pemeriksa agar benar-benar terlihat mana

partisipasi anggota yang aktif dan mana yang pasif. Dengan adanya

pencatatan yang tertib dapat memudahkan pengurus untuk membagi SHU.

2. Disarankan agar para anggota meningkatkan partisipasi dalam melakukan

transaksi pada koperasi agar koperasi memperoleh pendapatan yang tinggi

sehingga sisa hasil usaha mengalami kenaikan yang tinggi. Sebab telah

dibuktikan dari penelitian ini bahwa partisipasi anggota yang aktif punya

peranan dalam peningkatan sisa hasil usaha. Di samping itu partisipasi non

finansial seperti sumbangan saran, tenaga, fikiran anggota sangat

diharapakan dalam membantu pengembangan koperasi.

3. Disarankan pihak Dinas Koperasi dan Pembinaan Usaha Kecil untuk dapat

membimbing secara rutin pada koperasi ini dan dapat memberikan bantuan

dana untuk pengembangan koperasi yang cukup baik ini.

4. Disarankan untuk peneliti lain yang melakukan penelitian yang sama agar

dapat menjadikan hasil penelitian ini sebagai bahan penelaahan lebih lanjut

dan bahan perbandingan.