KEBERHASILAN KOPERASI TIDAK LEPAS PARTISIPASI AKTIF ANGGOTA

Berita ini dipostkan pada hari, Wednesday, April 29, 2009, 2:51

Jakarta, 29/4/2009 (Kominfo-Newsroom) Sekjen Departemen Sosial Chazali H. Situmorang menganjurkan agar pengurus Koperasi Pegawai Depsos lebih menjalin hubungan yang akrab dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, serta Pusat Koperasi Pegawai RI

DKI Jakarta.

Selain itu, juga perlu mengadakan kerjasama untuk pendidikan dan pelatihan terhadap para pengurus, manajer dan pelaksana agar menambah pengetahuan manajemen perkoperasaian dan teknik operasionalnya dalam upaya peningkatan dan mengembangkan koperasi Depsos.

Keberhasilan koperasi tidak lepas dari adanya partisipasi aktif dari anggota, kata Chazali H. Situmorang pada pembukaan Rapat Anggota Tahunan (RAT)

Koperasi Pegawai Depsos di Jakarta, Rabu (29/4).

Disamping harus dikelola dengan manajemen yang tepat, pengurus dan pelaksana yang berkemauan untuk memajukan koperasi, juga perlu tenaga yang trampil, semuanya jujur dan mempunyai pengetahuan yang cukup baik tentang perkoperasian maupun pengetahuan lain sesuai bidangnya.

Khusus untuk koperasi pegawai ada dukungan dari pimpinan, serta mendapat fasilitas dari dinas seperti ruang kerja, ruang usaha dengan seluruh fasilitasnya, peralatan dan pegawai yang diperbantukan, serta ijin pegawai untuk duduk sebagai pengurus.

Menurut Chazali, latihan atau pendidikan terhadap anggota koperasi juga perlu diadakan agar mereka lebih memahami arti berkoperasi serta mengetahui hak dan kewajibannya sebagai anggota koperasi, sehingga tidak ada persepsi bahwa menjadi anggota koperasi hanya untuk dapat pinjam uang di koperasi.

Dengan demikian, anggota koperasi dapat mengerti, bahwa yang menentukan arah jalannya koperasi adalah anggota. Anggota dapat menyarankan dan memutuskan secara bersama dengan melalui musyawarah dalam Rapat Anggota.

Ia memberikan apresiasi atas keberhasilan Koperasi Pegawai Depsos yang membukukan keuntungan (SHU) melebihi target perkiraan SHU sebesar 34,8 persen dari Rp497.619.200 menjadi Rp667.639.312 jika dibandingkan SHU Tahun 2007 maka terjadi peningkatan sebesar 53,5 persen.

Sementara itu, Ketua Koperasi Pegawai Depsos Abdul Malik menyampaikan, koperasi saat ini meneruskan usaha koperasi yang telah ada yaitu Usaha Toko, Usaha Simpan Pinjam, Usaha Rekanan, dan Usaha Pelayanan Jasa (Travel), serta usaha yang baru yaitu kerjasama Koperasi dengan Bank Syariah Mandiri.

Dari semua usaha tersebut menunjukkan naiknya pendapatan dibandingkan dari tahun sebelumnya. Dalam tahun 2008 pendapatannya Rp918.718.793, biaya sebesar Rp251.179.481 dan SHU sebesar Rp667.639.312, naik 34,8 persen dari Rencana SHU Tahun 2008 yaitu sebesar Rp. 497.619.200.

Jika dibandingkan dengan SHU Tahun Buku 2007 sebesar Rp 434.733.908, maka terjadi peningkatan sebesar 53,5 persen. Pada tahun buku 2009 direncanakan SHU mencapai Rp685.411.715 atau minimal naik 2,6 persen dari realisasi tahun 2008. (T.Gs/

Sumber ; Depkominfo